Friday, February 5, 2010

Brad Pitt Habiskan USD150 untuk Rapikan Jenggot


ADA yang berubah dengan penampilan aktor tampan Brad Pitt. Jenggotnya yang berantakan kini terlihat lebih rapi dari sebelumnya. Usut punya usut, Pitt rela memotong sebagian jenggotnya dan merogoh kocek dalam-dalam, agar penampilannya terlihat semakin tampan di hadapan publik.

Seperti dikutip dari usmagazine.com, kini terdapat perbedaan pada penampilan bintang ”Mr & Mrs Smith” Brad Pitt. Demi merapihkan jenggotnya yang sudah panjang, Pitt menghabiskan uang sebesar USD150. Alhasil, penampilannya kini terlihat lebih rapi.

Menghasilkan penampilan yang sempurna, jenggot Pitt dirapihkan oleh celeb hairstylish David Babaii. Hal ini dilakoni Pitt sebelum dirinya tampil di depan publik, sebelum acara Directors Guild of America Awards yang berlangsung pada Sabtu malam (30/1) waktu setempat.

Menurut website Neil George Salon, salon di mana Babaii bekerja, layanan merapikan rambut ini berkisar mulai dari harga USD150. Bahkan Pitt tak sendirian, berhembus kabar Babaii juga memberikan sedikit sentuhan pada rambut kekasih Pitt, Angelina Jolie agar penampilannya semakin sempurna. Seakan ingin menepis rumor keretakan yang kian santer terdengar di antara mereka, di sepanjang malam penganugerahan ini seorang saksi menjelaskan keduanya tampak begitu akrab tanpa raut muka masam.

“Mereka saling berbisik dan tertawa. Mereka juga tampak sangat bahagia," ucap sumber.
sumber: http://www.dalimunthe.com/2010/02/brad-pitt-habiskan-usd150-untuk-rapikan.html

»baca selengkapnya...

5 Buku Yang Dilarang Terbit

1. LEKRA TAK MEMBAKAR BUKU
Buku ini menarik terlepas dari sumber tunggal yang digunakan;memberikan informasi mengenai situasi Indonesia dari sudut pandang Harian Rakjat. Bagi sejarawan, buku ini menjadi sumber yang sangat berguna kalau mereka mau melakukan penelitian lanjut tentang peranan suratkabar, terutama pada periode Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin.

LEKRA TAK MEMBAKAR BUKU: Suara Senyap Lembar Kebudayaan Harian Rakjat
Penulis: Rhoma Dwi Aria Yuliantri dan Muhidin M Dahlan

2. Dalih pembunuhan massal 30 september dan kudeta Soeharto
ISSI menerbitkan buku Dalih Pembunuhan Massal sebagai sumbangan terhadap studi sejarah kontemporer Indonesia, khususnya peristiwa G-30-S. Dalam buku ini John Roosa menunjukkan sikap ilmiah yang terpuji sebagai sejarawan: ia mengungkapkan sumber-sumber baru mengenai G-30-S yang belum pernah digunakan sebelumnya, menelaah setiap sumber yang ada mengenai peristiwa itu secara teliti, lalu menghadirkan argumentasi dan kesimpulan berdasarkan temuannya itu. Pelarangan oleh Jaksa Agung jelas menghalangi perkembangan studi sejarah pada khususnya dan kerja ilmiah pada umumnya.Buku Dalih Pembunuhan Massal sudah beredar selama satu tahun dan sembilan bulan, dan justru mendapat sambutan baik dari dalam maupun luar negeri. Buku ini masuk nominasi buku terbaik dalam International Convention of Asian Scholars, perhelatan ilmiah terbesar untuk bidang studi Asia pada 2007. Tinjauan terhadap buku ini dimuat dalam berbagai berkala ilmiah internasional. Di Indonesia sendiri, buku ini disambut baik oleh para ahli sejarah, guru sekolah dan masyarakat umum dalam berbagai seminar dan pertemuan ilmiah yang digelar selama ini.

Penulis : John Roosa adalah profesor muda bidang sejarah dari Universitas
British Columbia di Vancouver

3. 6 JALAN MENUJU TUHAN
Enam Jalan Menuju Tuhan Buku ini menjelaskan enam jalan yang diajarkan oleh Krishna Dwipayana Wyasa, Sidharta Gautama, Abraham, Musa, Yesus, dan Muhammad.

4. Suara Gereja Bagi Umat Tertindas
Salah satu institusi yang secara tradisional memiliki kedekatan emosional dengan rakyat Papua Barat adalah institusi gereja. Gereja di Papua Barat, selain lembaga-lembaga swadaya masyarakat memiliki konsern terhadap berbagai pelanggaran HAM berat yang terjadi di Papua Barat. Gereja bersama rakyat Papua berjuang demi tegaknya hak asasi manusia di Papua Barat. Berikut ini tulisan salah seorang rohaniawan Katolik tentang problematika terjadinya pelanggaran HAM di Papua ?dengan penyuntingan seperlunya? baik sebelum maupun sesudah bergulirnya reformasi di Indonesia.

Pendeta Socrates Sofyan Yoman, pengarang buku "Suara Gereja Bagi Umat Tertindas" mengaku hingga saat ini belum mendapat pemberitahuan resmi dari Kejaksaan Agung tentang larangan beredar bagi buku hasil karya.

"Sampai saat ini saya belum mendapat pemberitahuan tersebut, padahal alamat saya jelas," ungkap Socrates di Jayapura, Jumat sehubungan bukunya dilarang beredar oleh Kejagung

5. Sepuluh Dosa SBY-JK
Buku kontroversial yang berjudul "10 DOSA SBY-JK" karangan Boni Hargens, staf pengajar FISIP UI telah membuat merah kuping pemerintahan SBY-JK.

Sepuluh "dosa" Presiden Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang dicatat Boni, antara lain, adalah bertambahnya jumlah rakyat miskin dan pengangguran, pemberantasan korupsi yang tebang pilih, dan lambannya penanganan kasus semburan lumpur panas Lapindo di Sidoarjo.
Sekedar Info Boni Hargens sendiri juga adalah pengarang buku yg berjudul “
GURITA CIKEAS “ yg gg kalah kontrofersial dengan buku sebelumnya

sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3288207
»baca selengkapnya...

Atlet-atlet yang pipis sembarangan



sumber: kaskus.us
»baca selengkapnya...

Membangun Sebuah Mobil F1 Sungguhan Dari Batang Korek Api

Michael Arndt membuat replika mobil f1 McLaren Mercedes dengan bahan batang korek api. Dia memerlukan waktu 6 tahun, dan menghabiskan 956,000 batang korek api, 1686 tube lem, dan biaya sekitar 6000 Euros ($8,725). Arndt membangun mobil f1 nya di dapurnya, dan demi kemudahan dalam pemindahannya, mobil itu bisa di bongkar menjadi 45 bagian.













sumber: http://www.strov.co.cc/2010/02/membangun-sebuah-mobil-f1-sungguhan.html

»baca selengkapnya...

Suasana Sekolah Di Jaman Penjajahan

Dolanan anak ular2an(1914an)


Schoolbus met leerlingen van de Plantersschoolvereniging “Pengalengan” te Bandoeng (1900-1940)


School voor kinderen van arbeiders van Theeonderneming Malabar, West-Java


Sekolah untuk bangsa Jawa


Berangkat Sekolah


School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA/sekolah Dokter Jawa)-1900



School in Kalitjeret



Semanarie te Tingkir




Sumber : kaskus.us
»baca selengkapnya...

Semua Orang Yogoslavia Adalah Milyuner Pada Tahun 1993

Pada September 1993, nilai tukar mata uang dinara Yugoslavia terhadap $USD jatuh kenilai 1,700,000,000 tiap 1 USD, sehinnga nilai denominasi mata uang tertinggi di Yugoslavia saat itu adalah 10,000,000,000 Dinara, dan itu senilai dengan 6 USD pada saat itu. Pada October 1993, Yugoslavia mereformasi nilai tukar mata uangnya menjadi setiap 1 juta dinara lama sama dengan 1 Dinara Baru. Sampai akhir tahun, nilai tukar mata uangnya menjadi 3,000,000,000,000 (3 Trilyun) Dinara untuk 1 USD. Dan nilai denominasi yang terbesar pada akhir tahun adalah 500,000,000,000 Dinara, dan itu hanya sama dengan 16 US Cents. Pantesan aja semua orang Yugoslavia waktu itu adalah milyuner.














sumber: http://www.strov.co.cc/2010/02/semua-orang-yogoslavia-adalah-milyuner.html

»baca selengkapnya...

Ternyata Prajurit Di Gambar Kaleng Kue Itu Bisa Pingsan




Prajurit kerajaan ini jatuh sehingga mukanya terbentur lantai, ia jatuh saat upacara penyambutan makan malam yang diselenggarakan oleh ratu denmark.

Malam sebelumnya ia berjaga menunggu kedatangan Princess Mary dan para politisi lain di istana chirtianborg di Copenhagen.

Mungkin itu yang menyebabkan ia kelelahan sampai pingsan.

akhirnya prajurit itu diseret sebelum para undangan datang ke acara makan malam tersebut...



sumber: http://www.strov.co.cc/2010/02/ternyata-prajurit-di-gambar-kaleng-kue.html

»baca selengkapnya...